Pria Di Probolinggo Perkosa Teman Saat Pingsan

Pemerkosaan Di Probolinngo – IAP (18), warga Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, ditangkap oleh pihak kepolisian karena telah memerkosa teman kerja wanitanya di salah satu perusahaan distributor elektronik. IAP ditangkap setelah korban yang masih berusia 19 tahun itu melapor kejadian tersebut ke pihak polisi. Polisi pun langsung melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus tersebut, serta menemukan pelakunya. Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota AKP Nanang Efendi mengatakan, pemerkosaan terjadi pada tanggal 18 Maret 2020 di kontrakan korban di Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.

Pemerkosaan Di Probolinngo Awalnya, tersangka pergi untuk menemui korban untuk mengambil surat tugas yang dibawa oleh korban. Sesampainya di rumah kontrakan korban, tersangka telah mengetuk pintu beberapa kali, tapi tidak ada jawaban dari korban. “Kemudian tersangka berinisiatif untuk masuk ke dalam rumah tersebut dengan cara mendobrak pintu dan melihat korban sedang tergeletak di depan pintu kamar belakang. Korban pingsan diduga karena menderita animea. Bukannya menolong malahan Tersangka tersebut lalu memerkosa korban,” kata Nanang saat konferensi pers di Mapolres Probolinggo Kota, Jumat (20/3/2020).

Baca Juga : Mudik Gratis Terancam Dibatalkan

Korban yang sedang pingsan tersebut kemudian dibopong oleh tersangka ke dalam kamar korban, lalu diperkosa. Tersangka awalnya sudah sangat berupaya untuk menghilangkan jejak dengan cara memasangkan pakaian pada korban. Akan tetapi tersangka Khawatir korban bangun dari pingsannya, niat itu kemudian diurungkan tersangka dan tersangka langsung pergi meninggalkan kontrakan korban. Setelah korban bangun, korban merasa ada kejanggalan yang dirasakan di tubuhnya. Di sana korban langsung menyadari bahwa dia telah diperkosa oleh rekan kerjanya. Korban lalu melapor kejadian yang dialaminya ke pihak kepolisian. Setelah dilakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara, pihak kepolisian akhirnya menangkap pelaku, Rabu (19/3/2020). Kepada polisi, dan korban, pelaku telah mengakui perbuatannya. Polisi juga menunjukkan kepada tersangka barang bukti yang didapat di tempat kejadian perkara tersebut berupa celana jeans panjang warna biru, satu lembar tisu bekas pakai tersangka, serta satu alas tidur warna coklat dengan motif bunga.

Tersangka akan dikenakan Pasal 286 KUHP dengan hukuman pidana penjara paling lama sembilan tahun.

Mungkin Anda juga menyukai