PSBB Jakarta Diperpanjang Karena Tingkat Positifnya Masih Sangat Tinggi

PSBB Jakarta Diperpanjang – Gubernur Provinsi DKI Jakarta kembali memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta. Karena sampai saat ini tingkat penularan Covid-19 di daerahnya masih sangat tinggi.

Berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi dari tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi DKI Jakarta dan juga tertuang dalam Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 959 Tahun 2020.

JUDI SLOT ONLINE TERBAIK

Untuk PSBB Jakarta Diperpanjang, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan menyampaikan bahwa Pemprov DKI Jakarta terus bekerja sama dengan Pemerintah Pusat dalam penanganan kasus Covid-19 di Jakarta.

“Dalam rapat koordinasi terkait antisipasi perkembangan kasus Covid-19 di Jabodetabek, Menko Kemaritiman dan Investasi (Marives) menunjukkan data bahwa DKI Jakarta sudah cukup efektif,” ucap Anies dalam keterangannya, Kamis (24/9/2020).

“Tetapi kawasan Bodetabek masih tinggi kasusnya, sehingga perlu penyelarasan langkah-langkah kebijakan. Menko Marives juga menyetujui perpanjangan otomatis PSBB DKI Jakarta selama dua minggu kedepan,” tambahnya.

Jumlah orang yang melakukan Swab Tes di Jakarta terus meningkat seiring dengan bertambahnya kapasitas testing. Hingga 23 September, Jakarta telah melakukan tes PCR terhadap 857.863 orang atau 80.588 orang.

Kapasitas tes di Jakarta per minggu lebih dari enam kali lipat standar WHO, yang mana WHO menetapkan standar jumlah tes ideal bagi setiap wilayah sebanyak 1 orang per 1.000 populasi setiap minggu.

Seiring peningkatan kapasitas, tingkat keterpakaian ruang isolasi dan ICU khusus Covid dapat dijaga walaupun kasus aktif juga meningkat. Tingkat keterpakaian perlu ditekan ke angka <60% sesuai rekomendasi WHO.

Dari jumlah tempat tidur isolasi sebanyak 4.812, hingga 23 September, persentase keterpakaiannya sebesar 81%. Sedangkan, dari jumlah tempat tidur ICU sebanyak 695, hingga 23 September, persentase keterpakaiannya sebesar 74%.

Mungkin Anda juga menyukai