Perobek Alquran di Sukoharjo, Pelaku Diduga Gangguan Jiwa

Perobek Alquran di Sukoharjo – Pihak kepolisian Sukoharjo sudah mengamankan seorang perempuan paruh baya terduga perobek Alquran, di Masjid Al Huda Desa Dalangan, Tawangsari, Sukoharjo.

Diketahui Perempuan yang sudah berumut sekitar 49 tahun tersebut berinisial ES, warga Ngawen, Klaten.

JUDI SLOT ONLINE TERBAIK

Untuk menyelesaikan kasus yang viral ini, Polres menghadirkan takmir masjid Al Huda, tim medis RSUD Soekarno Sukoharjo, serta keluarga pelaku.

“Kejadian ini terjadi tepat pada Senin (5/10/2020) lalu antara pukul 21.00 WIB-23.00 WIB, dan dilaporkan besok hari (Selasa) sekira 06.00 WIB, usai Sholat Subuh,” kata Bambang.

Setidkanya ada sekitar 10 orang diperiksa terkait kejadian ini. Hasilnya mengarah pada tersangka ES. Polisi langsung melakukan penyelidikan dan penyisiran hingga akhirnya pelaku dapat diamankan.

“Tersangka ES berhasil diamankan di daerah Desa Lengking, Kecamatan Bulu, Sukoharjo. Ia langsung dibawa ke Mapolres Sukoharjo untuk pemeriksaan,” ujar Bambang.

Karena dituturkan takmir masjid Al Huda, Suyono, kejadian bermula jelang Sholat Subuh pada Selasa pagi. Ia dikejutkan dengan pemandangan lembaran kertas Alquran bekas robekan berserakan di dalam masjid.

“Saat itu kami menemukan robekan Alquran di tempat imam. Kami tidak sentuh sampai petugas polisi datang untuk melakukan olah TKP, setelah Sholat Subuh berjamaah selasai dilaksanakan,” tuturnya.

Usai penangkapan, polisi mendapat informasi jika tersangka sudah lama mengalami gangguan jiwa. Buktinya adalah, usai diperiksa penyidik, pelaku dibawa ke RSUD Ir Soekarno Sukoharjo lalu dirujuk ke RSJ Surakarta.

Bukan hanya menangkap tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa lembaran kertas Alquran yang dirobek, satu buah sabit, satu buah pisau dapur dan sepasang sandal.

Sampai sekarang ini ini penyidik Polres Sukoharjo masih menunggu hasil pemeriksaan medis tersangka, untuk memastikan apakah mengalami gangguan jiwa atau tidak.

Mungkin Anda juga menyukai