Buaya Berkalung Ban Kembali Terlihat Lagi Di Palu

Buaya Berkalung Ban

Buaya Berkalung Ban – Tentu saja selutuh masyarakat Indonesia masih ingat dengan buaya berkalung ban di kota Palu, Sulawesi Tengah yang sempat membuat viral? Sampai sekarang ini masih reptil tersebut sepertinya tidak berubah. Ban yang masih melingkar di lehernya masih terlihat di tubuhnya. Yang menyedihkan ukuran buaya itu semakin tumbuh membesar .

Sekarang ini buaya ban bekas tersebut kembali menampakkan dirinya setelah sekian lama tidak terlihat dari perhatian publik. Dalam video yang diposting oleh akun media sosial Instagram @makassar_iinfo, buaya dengan panjang sekitar empat meter itu tampak sedang berjemur di salah satu sungai.

SITUS JUDI SLOT ONLINE TERPERCAYA

Tetapi ada pemandangan sangat menarik di video itu. Terlihat ada seorang wanita berjilbab berdiri begitu dekat dengan buaya berkalung ban itu.

Wanita yang mengunakan dress warna merah muda itu terlihat tidak takut sama sekali berada dekat buaya itu. Dia berdiri sambil memandangi buaya yang berukuran cukup besar itu.

Terlihat cukup lama juga wanita itu memandangi buaya ban bekas itu. Sementara warga tampak melihat pemandangan tersebut dari jarak yang cukup jauh. Sebelumnya, seekor buaya muara di sebuah sungai di Kota Palu, Sulawesi Tengah, jadi sorotan media asing.

Bukan karena keganasannya, tapi buaya itu jadi perhatian dunia sebab ada ban bekas yang melingkar di lehernya. Buaya dari spesies siam ini sejatinya sudah menjadi pemberitaan sejak tahun 2016 lalu hingga akhirnya viral pada Februari 2020 lalu.

Menurut catatan, buaya spesies asli Asia Tenggara ini tergolong langka karena hanya tinggal 1.000 ekor. Sebelumnya, sudah banyak yang mencoba menyelamatkan buaya yang berkalung ban ini. Pemerintah setempat bahkan sampai membuat sayembara.

Akaan tetapi, semua usaha itu gagal. Panji Sang Petualang dan Chris Wilson dari Australia yang katanya ahli menangkap reptil gagal untuk menyelematkannya dari ban bekas tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *