Kasus Rumah Jagal Kucing di Medan Sampai Sekarang Ini Masih Didalami Polisi

Rumah Jagal Kucing – Pihak Kepolisian akan terus melakukan penyelidikan terhadap rumah jagal kucing yang berada di Medan, Sumatera Utara. Sampai sekarang ini setidak nya 5 orang saksi yang diperiksa.

“Saksi sudah 5 yang kita mintai keterangan,” ungkap Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, Minggu (31/1/2021).

JUDI SLOT ONLINE TERPERCAYA

Hadi juga mengatakan belum ada tersangka yang ditetapkan dalam peristiwa ini. Dia mengatakan pihaknya masih terus mengumpulkan bukti dan keterangan dari saksi yang berada di lokasi kejadian.

“Belum cukup bukti untuk kita jadikan tersangka, oleh karenanya penyidik masih terus mengumpulkan bukti yang pasti dan saksi-saksi lain,” ucap Hadi.

Dari keterangan para saksi, kata Hadi, kucing-kucing ini dipotong untuk dikonsumsi sendiri. Dia mengatakan kucing yang dipotong ini merupakan kucing liar yang bekeliaran di jalanan.

“Keterangan 2 saksi (tetangga Sonia), (kucing yang dipotong) itu dikonsumsi sendiri. Tapi itu kucing liar,” jelasnya.

Kasus rumah jagal kucing di Medan ini berawal dari sebuah postingan yang viral di media sosial. Postingan itu diposting oleh seorang warga bernama Sonia pada Rabu (27/1).

Sonia yang dihubungi oleh pihak kepolisian pada Kamis (28/1), membenarkan peristiwa yang dipostingnya itu. Dia meminta agar penjelasan dikutip dari posting-annya.

Cerita Sonia ini berawal mula pada saat dirinya mencari kucing kesayangannya yang bernama Tayo yang hilang selama dua hari. Dia kemudian mendapat informasi bahwa kucingnya sudah dicuri oleh orang tidak dikenal.

“Setelah bertanya-tanya ke sana dan kemari, akhirnya ada yang lihat kucing saya dimasukkan dalam goni,” tulis Sonia.

Dia mengatakan orang yang menangkap kucingnya itu disebut sudah sering mencuri kucing liar untuk dijual. Dia kemudian mendatangi lokasi yang dimaksud dan menemukan potongan tubuh kucing dalam karung.

Saat tiba di rumah yang dimaksud di Jalan Tangguk Bongkar VII, Medan Denai, pemilik rumah mengaku kalau benda dalam karung di depan rumahnya adalah daging anjing. Akan tetapi, Sonia tidak percaya dan langsung membukanya.

“Setelah membukanya, kami melihat banyak kepala kucing, bahkan ada kucing yang sedang hamil juga,” ujar Sonia.

Salah seorang warga setempat, Anggiat Sipahutar, menyebut lokasi penemuan karung itu mengatakan lokasi tersebut digunakan untuk memotong kucing. Anggiat menyebut kucing itu dipotong untuk dijual dagingnya.

Mungkin Anda juga menyukai