Kasus Positif Corona Di Indonesia Tembus Angka 50 Ribu

Kasus Positif Corona Di Indonesia – Jumlah kasus virus corona (Covid-19) di Indonesia sudah melebihi 50 ribu pada hari ini, Kamis (25/6). Yang paling banyak terjangkit virus corona berada di Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Timur.

Berdasarkan data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 per Kamis (25/6), kasus positif virus corona di Indonesia sebanyak 50.187 Bertambah 1.178 kasus pada hari ini.

Dari total 50.187, sebanyak 20.449 di antaranya dinyatakan telah sembuh dan 2.620 dinyatakan telah meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona. Kasus positif virus corona ternyata paling banyak terdapat di DKI Jakarta yakni total 10.600.

JUDI SLOT ONLINE TERBAIK

Kasus di wilayah Jawa Timur di Indonesia juga termasuk yang terbanyak, yakni 10.545. Ada 764 di antaranya meninggal dunia dan 3.236 telah sembuh dari infeksi virus corona. Kasus meninggal dunia di Jatim saat ini adalah yang tertinggi se-Indonesia.

Beberapa Provinsi di Indonesia yang termasuk sedikit kasus positif virus corona di Indonesia adalah Aceh dengan total 66 kasus. Dari jumlah tersebut, 20 orang telah sembuh dan 2 orang meninggal dunia.

Provinsi Sulawesi Barat juga termasuk yang sedikit, yakni 106. Diikuti Nusa Tenggara Timur dengan 111 kasus, Jambi 114 kasus, dan Bengkulu 120 kasus.

Kasus corona di Indonesia sendiri pertama kali berada di DKI Jakarta, diumumkan oleh pemerintah pada tanggal 2 Maret 2020. Pada saat itu, Presiden Joko Widodo dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto yang menyampaikan langsung.

Seiring berjalannya waktu, kasus positif virus corona di Indonesia terus bertambah. Upaya penanggulangan yang dilakukan pun semakin intensif di berbagai daerah.

Pemerintah juga menetapkan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk menekan laju penularan virus corona. Wilayah yang ingin menerapkan PSBB bisa mengajukan ke pemerintah pusat.

Pada akhirnya beberapa daerah sudah bersiap untuk menerapkan tatanan hidup baru atau new normal secara bertahap usai melakukan pembatasan di segala sektor sesuai dengan arahan Presiden Jokowi.

New normal sudah diterapkan untuk memulihkan sektor ekonomi yang lumpuh akibat pandemi virus corona tanpa mengabaikan protokol kesehatan pencegahan virus corona di Indonesia.

Mungkin Anda juga menyukai