Viral, Video Turis Jepang Diperas Rp1 Juta oleh Petugas Kepolisian di Bali

Turis Jepang Diperas Rp1 Juta – Sebuah video yang viral saat ini yang dialami seorang turis mengaku asal Jepang. Turis tersebut diperas oleh seorang Polisi di Bali karena lampu motornya tak menyala.

Video yang saat ini sedang viral tersebut diposting pada tanggal 29 Desember 2019 lalu dan ditonton lebih dari 260 ribu orang lebih sampai sekarang ini.

JUDI SLOT ONLINE TERBAIK

Video yang berdurasi tiga menit 16 detik itu memperlihatkan seorang berseragam polisi sedang menginterogasi turis di pinggir jalan raya di Bali.

Petugas kepolisian itu terlihat sedang memeriksa kelengkapan surat berkendara lelaki itu. Semuanya tidak ada masalah dan dinyatakan aman oleh oknum polisi tersebut.

Akan tetapi, petugas polisi tersebut mengatakan bahwa lampu pengendara motor tersebut tidak menyala sehingga harus dikenai penalti. “One million (satu juta rupiah),” kata okum polisi itu dalam bahasa Inggris yang terdengar sangat jelas di Video tersebut.

Dengan membayar Uang sebesar Rp1 juta, petugas kepolisian tersebut berjanji akan membantu turis tersebut. Di Video yang beredar, petugas tersebut tampaknya tidak sendiri, masih ada rekannya di tempat kejadian karena memantu memberi pendapat.

Tampaknya turis tersebut sudah memberikan uang sebesar 100 Ribu Rupiah, akan tetapi petugas tersebut tetap meminta bayaran Rp 1 Juta.

Turis Jepang Diperas Rp1 Juta tersebut kemudian memberikan uang yang dimintai oleh petugas tersebut. Setelah diberikan uang sebesar Rp 1 Juta. Petugas tersebut pun sudah memperbolehkan pengendara motor tersebut untuk melanjutkan perjalanan.

Sampai saat ini Kapolres Bali masih mendalami kasus tersebut. Tidak menutup kemungkinan petugas polisi tersebut akan di pecat dari jabatannya.

“Ini masih dalam pemeriksaan. Apabila kami sudah mengetahui dengan jelas. Jika itu memang anggota kita, tapi kejadian sudah lama (dan) memang masih kita dalami tahun berapa,” kata AKBP Adi Wibawa.

Ia menambahkan, anggotanya yang melakukan itu sudah diperiksa dan diamankan. “Kalau kita lihat posting-nya itu 2019. Itu kami periksa dan (anggota) sudah diperiksa dan kami amankan udah,” imbuhnya.

Mungkin Anda juga menyukai