Pelaku Pembunuhan Pria Dalam Kamar Di Semarang Diringkus!

Pelaku Pembunuhan Pria Dalam Kamar Di Semarang Diringkus!

Pelaku Pembunuhan Pria Dalam Kamar Di Semarang Diringkus!

SangatViral.com  – Pelaku pembunuhan pria bernama Wiwin Aleyong Saputra (27) alias Keong di kamar rumahnya di Kota Semarang, Jawa Tengah ditangkap. Selain itu, ada dua pelaku lainnya yang masih dikejar polisi.
“Ada 3 tersangka, saat ini baru satu tersangka yang diamankan. Dua lainnya masih dalam pengejaran,” kata Kapolres Semarang Kombes Irwan Anwar di kantornya, Rabu (23/6/2021).

JUDI SLOT ONLINE TERPERCAYA

Pelaku bernama Saeful Anwar alias Suwung (23) warga Rowosari Tembalang Semarang ditangkap pada Selasa (22/6).

Irwan mengungkapkan, pembunuhan yang terjadi di Desa Rejosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang ini dipicu oleh masalah antara korban dengan rekannya, Yogi. Masalah berakhir dengan perkelahian hingga korban juga terluka dua bulan lalu.

Masalah pada saat itu diselesaikan secara damai. “Kasus pertama yang menjadi korban adalah Wiwin, ya korbannya,” jelasnya.

Namun, ternyata kelompok pelaku mendengar bahwa korban masih tidak terima, sehingga rombongan pelaku mendatangi rumah korban pada Senin (21/6) sekitar pukul 22.00 WIB.

“Saat itu Yogi tidak datang. Jadi hanya temannya (yang datang ke rumah korban),” kata Irwan.

Pembunuh di Kamar Semarang DiRingkus!

Salah satu pelaku pembunuhan pria bernama Wiwin Aleyong Saputra (27) alias Keong di kamar tidurnya di Kota Semarang, Jawa Tengah, berhasil ditangkap. Selain itu, ada dua pelaku lainnya yang masih dikejar polisi.
“Ada 3 tersangka, saat ini baru satu tersangka yang ditangkap. Dua lainnya masih dalam pengejaran,” kata Kapolres Semarang Kombes Irwan Anwar di kantornya, Rabu (23/6/2021).

Pelaku bernama Saeful Anwar alias Suwung (23) asal Rowosari Tembalang Semarang ditangkap pada Selasa (22/6).

Irwan mengungkapkan, pembunuhan yang terjadi di Desa Rejosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang itu dipicu masalah antara korban dengan rekannya, Yogi. Masalah berakhir dengan perkelahian hingga korban juga terluka dua bulan lalu.

Masalah pada saat itu diselesaikan secara damai. “Kasus pertama yang menjadi korban adalah Wiwin, ya korbannya,” jelasnya.

Namun, ternyata kelompok pelaku mendengar bahwa korban tetap tidak terima, sehingga rombonga mendatangi rumah korban pada Senin (21/6) sekitar pukul 22.00 WIB.

“Saat itu Yogi tidak datang. Jadi hanya temannya (yang datang ke rumah korban),” kata Irwan.

Rombongan datang dan langsung masuk ke kamar korban. Ibu korban yang sempat khawatir mendengar keributan itu juga melaporkannya ke ketua RT setempat.

Saat ibu kembali setelah melapor ke RT, pelaku meninggalkan lokasi dan mengatakan korban sedang tidur. Keesokan harinya, korban ditemukan tewas.

“Yang tragis dalam kasus ini adalah posisi korban pada saat kejadian berada di rumah. Pelaku datang ke rumah korban dan melakukan penganiayaan. Padahal masalah utama saat itu pertengkaran terjadi 2 bulan. lalu dan tidak ada hubungannya dengan pelaku,” jelasnya.

Hasil otopsi mengungkapkan, korban mengalami luka di bagian kepala akibat terbentur piring hingga pecah. Sebelum meninggal, korban juga diketahui mengalami gangguan pernapasan.

“Dari hasil otopsi, ditemukan luka dalam pada tengkorak atau kepala korban. Diduga dari hasil pemeriksaan dan pemeriksaan penyidik, karena pemukulan piring ke kepala korban. Kemudian pasca- Hasil visum menunjukkan adanya gangguan pernapasan.

Polisi masih memburu dua pelaku lainnya. Dan sebagai informasi,  Suwung diuji antigennya setelah ditangkap dan hasilnya positif. Sehingga  Suwung kini ditahan di tempat tersendiri meski kondisinya tanpa gejala.

Para pelaku dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan Pasal 170 KUHP tentang pemukulan dengan ancaman hukuman 15 tahun dan 12 tahun penjara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *