Aktivis Hewan Mengutuk Penembakan Anjing Lalu Diseret yang Menjadi Viral di Media Sosial

Aktivis Hewan Mengutuk Penembakan Anjing Lalu Diseret yang Menjadi Viral di Media Sosial

Seekor Anjing Ditembak Lalu Diseret – Beredar video yang mempertontonkan seekor anjing ditembak oleh seorang pria setelah itu diseret viral di media sosial. Anjing itu ditembak di depan area perumahan. Video itu dibagikan oleh akun Instagram @christian_joshuapale, yakni adalah pendiri Yayasan Sarana Metta Indonesia.

Kasus penembakan anjing ini menyita perhatian para aktivis penyayang binatang. Mereka mengutuk tindakan brutal itu. Para pelaku diharapkan ditangkap dan dituntut secara pidana. Aktivis perlindungan hewan dari Jakarta Animal Aid Network (JAAN), Suwarno menegaskan, pelaku penembakan anjing bisa dijerat dengan Pasal 302 ayat 2 KUHP tentang tindakan kekejaman terhadap hewan.

JUDI SLOT ONLINE TERPERCAYA

“Semestinya tindakan ini sudahmelanggar hukum KUHP Pasal 302 ayat 2, dan tergolong dalam penyiksaan dan penganiayaan terhadap hewan, pelakunya dapat dijerat 3 hingga 9 bulan penjara,” ucap Suwarno terhadap wartawan. Sabtu (28/8/2021).

Berdasarkan pengamatan Suwarno dilihat dari rekaman CCTV, senapan angin yang digunakan pelaku telah dimodifikasi. karena memakai peluru kaliber di atas 4,5 milimeter. pda sekali tembakan, anjing lantas tersungkur mati.

Suwarno menduga pelaku sudah memiliki keahlian dan terlatih menggunakan senapan angin. Hal ini terlihat pada saat pengambilan gambar.

“Menelaah cara pelaku berburu, tampak telah terlatih atau profesional mengoprasikan senapan angin dengan kaliber modifikasi menurut kami. Sebab kalau memakai proyektil 4,5 mm untuk sekali tembak, tidak bakal mati,” katanya.

Suwarno berpendapat, jika seekor anjing menjadi sasaran tembak, itu adalah anjing peliharaan. Karena keberadaan anjing liar di kota Malang sangat minim.
“Berdasarkan yang kita amati selama ini, anjing liar di Kota Malang sangat minim. Jadi kemungkinan anjing itu milik warga yang tidak diurus atau lepas dan ada warga yang berburu atau mencari anjing,” ujarnya. .

Anjing buruan, lanjut Suwarno, terkadang dikonsumsi. Motif penembakan itu sendiri bisa jadi karena merasa terganggu dengan kehadiran anjing tersebut.

“Oleh sebab itu pelaku melancarkan pembantaian tetapi ini sebenarnya tidak diperbolehkan,” lanjutnya.

Sebelumnya, video berdurasi 1 menit 11 detik yang bersumber dari CCTV rumah warga menunjukkan seekor anjing ditembak lalu diseret oleh seorang pria. Ada dua orang di tempat kejadian. Salah satunya membawa senapan angin.

Kemudian pistol itu ditembakkan ke anjing, seketika anjing itu jatuh di jalan. Berikutnya datang seorang pria lain yang menyeret anjing itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *