WHO Bantah Asal Covid-19 Dari Kebocoran Laboratorium

Asal Covid-19  – Tim Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang saat ini sedang meneliti awal mula Covid-19 di Wuhan mengatakan kemungkinan virus berasal dari kebocoran laboratorium seperti banyak diungkap teori konspirasi.

Tim yang menyelidiki kasus ini juga menjelaskan asal virus dari kelelawar tetap dianggap kemungkinan sumber pertama penularan. Dan dugaan transmisi dari makanan beku dikatakan perlu dilakukan penelitian lebih lanjut.

JUDI SLOT ONLINE TERPERCAYA

“Temuan mengindikasikan insiden laboratorium sangat tidak mungkin,” kata kepala tim WHO Peter Ben Embarek menjelaskan kemungkinan asal Covid-19 dari kebocoran laboratorium dalam konferensi pers seperti diberitakan Reuters, Selasa (9/2).

Dia juga menjelaskan kemungkinan kebocoran laboratorium tidak memerlukan penelitian lebih lanjut.

Tim WHO berada di Wuhan selama hampir sebulan sejak 14 Januari untuk meneliti jalur perjalanan pandemi. Setelah melakukan karantina di hotel selama 14 hari lamanya. Para ahli mengunjungi banyak tempat termasuk pasar makanan laut Huanan. Lokasi pertama manusia yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Sejauh ini para ahli meyakini kelelawar atau mamalia lain bisa menjadi sumber penularan ke manusia, namun tim WHO belum bisa menemukan bukti tersebut.

Penelitian juga mengungkap virus bisa terbawa dari makanan beku yang membuka kemungkinan berasal dari luar Wuhan atau sumber yang jaraknya cukup jauh.

“Kemungkinan jalur dari spesies hewan apapun sampai ke pasar Huanan membutuhkan waktu yang sangat panjang dan berbelit-belit yang juga melibatkan pergerakan di perbatasan,” kata Embarek.

Embarek menyebut pengidentifikasian asal virus corona mengerucut pada sumber alami kelelawar, tetapi dikatakan kecil kemungkinannya ada di Wuhan.

Para peneliti dikatakan juga sudah mencari sampel darah warga China yang mengindikasikan virus beredar lebih dulu dari perkiraan.

“Dalam upaya memahami gambaran Desember 2019 kami melakukan pencarian yang sangat detail dan mendalam untuk kasus-kasus lain yang mungkin terlewatkan. Kasus-kasus lebih dulu pada 2019,” ucap Embarek.

Liang Wannian, kepala panel ahli dari China, mengatakan. Ada bukti infeksi Covid-19 yang bisa mendahului ‘beberapa pekan’ dari kasus pertama yang terdeteksi.

“Ini menunjukkan bahwa kita tidak bisa mengesampingkan bahwa itu beredar di daerah lain dan penyebarannya tidak dilaporkan,” kata Wannian.

Mungkin Anda juga menyukai