Smoothies Sperma Bisa Cegah Virus Corona Di Klaim Oleh Blogger Kesehatan

Smoothies Sperma – Untuk sekarang ini, banyak sekali tips kesehatan yang bisa membantu mencegah penularan virus Corona. Akan tetapi, Untuk mencegah penularan Virus tersebut. tidak bisa semua dilakukan dari segi medis.

Ada satu saran dari blogger kesehatan yang belakangan ini menjadi viral. Tracy Kiss, Beliau dikenal sebagai influencer dan blogger gaya hidup sehat.

JUDI SLOT ONLINE TERBAIK

Blogger tersebut menyatakan bahwa minum smoothies yang mengandung cairan sperma bisa meningkatkan daya tahan tubuh termasuk mencegah tertular virus Corona di saat pandemi ini.

Melalui postingannya di Instagram, Blogger berusia 32 tahun ini mengklaim bahwa minum sperma secara rutin tiap hari bisa membantu tubuh tetap sehat dan bisa terhindar dari Virus Corona.

“Saya menemukan alternatif yang cukup simpel dan vegan-friendly untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Kita kan tidak selalu tahu apa yang terkandung dalam obat di apotik jadi akan lebih baik bagi tubuh untuk minum sesuatu yang tidak mengandung bahan kimia,” jelas Tracy.

Ibu dari dua anak ini juga menulis bahwa cairan sperma kaya akan vitamin C, kalsium dan magnesium, nutrisi penting untuk sistem imun. Dia juga mengaku tidak pernah sakit karena sering mengonsumsi cairan yang bercampur dengan Sperma.

Wanita tersebut mendapatkan pasokan sperma dari kekasihnya. Sudah dua tahun pasangannya menyediakan sperma yang cukup untuk dibuat jus maupun smoothies.

Supaya sperma yang diberikan oleh kekasihya lebih tahan lama Tracy menuangkannya di cetakan es dan menyimpan di dalam kulkas.

“Banyak orang mengira saya bercanda karena sepertinya ini terlalu bagus untuk jadi kenyataan dan karena saya sangat terbuka dengan hal-hal yang aneh tapi sebenarnya tidak. Saya berani melawan peraturan yang ada untuk membuktikan dan membantu orang lain yang kekurangan nutrisi. Saya ingin membuat perbedaan oleh karena itu saya membagikan resep kesehatan ini,” urainya.

Kegunaan dari smoothies sperma untuk kesehatan dan pencegahan virus Corona sejauh ini belum diakui oleh Badan Kesehatan Dunia.

Mungkin Anda juga menyukai